Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /srv/www/mhs/wp-content/themes/light-and-clouds-theme/functions.php on line 72
Arie Marselino Liang

Arie Marselino Liang

Just another Web Blog Mahasiswa Universitas Narotama Sites site



Film “Civil Action” (1998)

May 10th, 2016

Film A CIVIL ACTION mengisahkan tentang pertarungan argumen dua pengacara hebat untuk memenangkan kasus yang dipercayakan kepada mereka. Kisah diawali dengan seorang pengacara sukses bernama Jan Schlichtman (John Travolta) yang telah memiliki karir yang gemilang. Namun ternyata Jan terkenal bukan sebagai seorang pengacara yang idealis. Karena Jan selalu menempatkan kepentingan dirinya sendiri diatas segalanya.

Dimana kepentingan finansial akan selalu ia tempatkan di nomor satu dalam tiap urusan pekerjaannya. Jan tidak pernah tertarik menangani kasus dengan bayaran murah apalagi hanya dengan mengatasnamakan moral semata. Karena baginya bayaran yang tinggi adalah bentuk timbal balik yang harus ia dapatkan tiap kali selesai menyelesaikan tugas yang ia emban sebagai seorang pengacara.

Hingga kemudian Jan menerima tawaran untuk mengungkap keadilan atas kematian anak-anak yang diduga akibat pencemaran air yang dilakukan oleh sebuah pabrik besar. Ada delapan keluarga yang meminta bantuan dari Jan untuk menuntut perusahaan yang telah membuat anak-anak mereka meninggal dunia.

Awalnya Jan menolak untuk menerima tugas tersebut karena bayaran yang tidak seberapa dan dia menganggap tidak ada untung baginya untuk menerima kasus tersebut. Tapi keputusan dari Jan kemudian berubah setelah mengetahui perusahaan yang dituntut oleh para keluarga tersebut. Karena ternyata perusahaan tersebut adalah sebuah perusahaan besar yang tentunya memiliki daya finansial yang kuat.

Jan melihat hal tersebut sebagai kesempatan untuk bisa mendapatkan untung yang banyak. la pun kemudian menerima kasus tersebut. Dan Jan kemudian membawa tuntutan tersebut ke dalam pengadilan. Namun ternyata perusahaan yang dituntut oleh Jan juga telah menyiapkan seorang pengacara hebat untuk membelanya. Tak pelak, persaingan dua pengacara hebat pun tidak bisa terhindari untuk bisa memenangkan tuntutan tersebut.

Tapi dengan berjalannya waktu, kepentingan yang diperjuangkan oleh Jan mulai berubah. Apalagi setelah ia mulai dekat dengan keluarga korban. Hatinya ikut bersimpati dan merasakan kehilangan mendalam yang dirasakan oleh para orang tua korban. Akhirnya Jan berusaha untuk bisa memenangkan tuntutan tersebut bukan karena kepentingan uang namun karena hati nuraninya.

Film A CIVIL ACTION adalah sebuah film bergenre drama yang dirilis pada tahun 1998.

Penjelasan Tentang Kontrak FIDIC

April 26th, 2016

FIDIC singkatan Federation Internationale des Ingenieurs-Conseils (International Federation of Consulting Engineers) didirikan pada tahun 1913 oleh sekelompok insinyur Perancis dan Swiss. Yayasan ini ditemukan dalam upaya untuk menciptakan satu set seragam dokumentasi untuk perjanjian kontrak yang berlaku untuk digunakan dalam berbagai jenis proyek konstruksi, dan juga untuk menyederhanakan proses penawaran untuk menjadi lebih ‘user friendly’. Perlu diingat bahwa bentuk yang paling FIDIC kontrak adalah perjanjian antara majikan dan kontraktor.

Alasan di balik popularitas FIDIC

FIDIC ditulis dalam ‘user friendly’ dan bahasa yang sederhana, dengan struktur yang jelas dan logis. Selain itu, bentuk-bentuk FIDIC kontrak konsisten dalam bahasa dan struktur satu sama lain sehingga mudah dan praktis untuk menyiapkan dua, atau kontrak bahkan lebih untuk pekerjaan yang sama (misalnya, majikan-kontraktor dan kontraktor-subkontraktor) dengan konflik minimal dan penyesuaian antara kontrak, pada saat yang sama, masing-masing kontrak selesai dan dapat berdiri sendiri. Namun yang paling penting, bentuk-bentuk standar FIDIC telah diuji oleh industri untuk jangka waktu yang luas di banyak yurisdiksi di seluruh dunia. Hal ini tidak hanya memungkinkan bentuk FIDIC untuk meningkatkan, tetapi juga memungkinkan industri konstruksi untuk membiasakan diri, dan seperti, bentuk FIDIC.

Apa jenis bentuk FIDIC (Kontrak)?

bentuk FIDIC (kontrak, dan kadang-kadang disebut buku) dibagi dengan warna. Yang paling umum digunakan adalah:

  1. Short Form Kontrak (Buku Hijau) atau Kitab Mini-Red;
  2. Konstruksi (Buku Merah) yang meliputi Kondisi Subkontrak.
  3. Konstruksi (Buku Merah) MDB Edition atau Kitab pink;
  4. Tanaman dan Design-Build (Buku Kuning); dan
  5. EPC Turn-Key Proyek (Silver Buku).

The Red dan Buku Kuning paling populer dalam daftar.

Buku-buku lain yang diterbitkan oleh FIDIC yang: Design-Build dan penjaga penjara (Oranye Buku); Desain, Membangun dan Mengoperasikan Book; Formulir majikan-Konsultan kontrak (Buku Putih); Tender Prosedur (Buku Biru); Pengerukan dan Reklamasi Kerja (Blue-Green).

Ketika datang ke konstruksi umum empat pertama (yaitu, Hijau, Merah, Kuning dan Silver) adalah yang paling relevan, untuk itu mereka diperkenalkan lebih lanjut di bawah. Dalam artikel kemudian Kitab Merah akan dibahas secara lebih mendalam.

The Green Book

Ini adalah Short Form Kontrak. Hal ini digunakan sebagian besar untuk sederhana, berulang-ulang, pekerjaan durasi pendek. Beberapa dari mereka tanpa sub-kontraktor atau insinyur (konsultan) yang terlibat. Kontraktor umum sering membawa kedua desain dan proses konstruksi.

Buku Merah.

Ini adalah untuk karya pekerjaan yang sangat umum, yang dirancang terutama oleh majikan, mungkin memerlukan beberapa desain tanaman dari kontraktor, dan proyek ini dikelola oleh seorang insinyur (konsultan) yang disewa oleh majikan.

The Yellow Book

kontraktor bertanggung jawab untuk desain pabrik, bangunan dan rekayasa karya. Namun masih majikan mungkin diperlukan untuk membawa beberapa desain.

Silver Book

Kontraktor membawa tugas rekayasa, pengadaan dan konstruksi sampai dengan penyerahan akhir dari fasilitas yang lengkap, diuji dan siap untuk menjalankan.

Apa bentuk-bentuk dimaksudkan untuk mengelola?

Ini adalah semua tentang alokasi risiko antara majikan dan kontraktor. Apa dasarnya maters adalah, siapa yang bertanggung jawab untuk desain proyek, mengabaikan yang benar-benar melakukan desain. Hal ini membuat masalah semua tentang Risiko V.S. Biaya. Semakin banyak risiko yang diambil oleh kontraktor, semakin tinggi biaya diperhatikan oleh majikan. Jadi dalam kaitannya dengan buku, Kitab Red duduk di ujung bawah dari spektrum risiko kontraktor yang mencerminkan pertimbangan yang lebih rendah (pay lebih rendah). The Yellow adalah risker sedikit, dan akhirnya Perak mengalokasikan semua risiko untuk kontraktor, untuk itu pertimbangan yang lebih tinggi.

Pernahkah Anda mendengar sebelumnya tentang MDB Harmonized Edition dari Buku Merah?

FIDIC berhasil dalam mendorong kelompok pemberi pinjaman internasional (yaitu, Bank Pembangunan Multilateral) untuk mengadopsi standar mereka dengan memperkenalkan salinan disesuaikan dari Buku Merah disebut MDB Harmonized Edition, yang berbeda dari Red Book rutin oleh memberikan perlindungan lebih kepada lembaga pinjaman. Kelompok MDB datang untuk membuat edisi MDB standar di sebagian besar dokumen penawaran mereka.

Bagaimana komposisi kontrak FIDIC?

kontrak FIDIC terutama terdiri dari:

Perjanjian 1. Kontrak;

  1. Surat Tender;
  2. Surat Penerimaan;
  3. Ketentuan Kontrak;
  4. Spesifikasi;
  5. Gambar;
  6. Jadwal; dan
  7. Perjanjian Ajudikasi Sengketa.

Apa lagi yang bisa Anda ceritakan?

kontrak FIDIC terdiri dari dua jenis persyaratan dan ketentuan, kondisi umum dan kondisi tertentu. Kondisi umum adalah kombinasi standar ketentuan kontrak, sedangkan kondisi tertentu adalah hasil dari negosiasi antara pihak-pihak dan dirancang untuk mengubah atau menghapus beberapa kondisi umum. Jika Anda adalah perhatian kontraktor membayar sebagian besar untuk kondisi khusus, mereka akan mencerminkan kondisi kerja pada tingkat kontrak.

PP No 70 Thn 2012

April 6th, 2016
PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 70 TAHUN 2012

Evaluasi yang dilaksanakan terhadap Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2011 menunjukkan bahwa implementasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah masih menemui kendala yang disebabkan oleh keterlambatan dan rendahnya penyerapan belanja modal.

Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan penyempurnaan kembali terhadap Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dimaksud, yang ditekankan kepada upaya untuk memperlancar pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (de-bottleceking), dan menghilangkan multitafsir yang menimbulkan ketidakjelasan bagi para pelaku dalam proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Peraturan tentang Tatacara Pengadaan. Lampiran dipisahkan dari batang tubuh Perpres No. 70 Tahun 2012, selanjutnya diatur dalam Peraturan Kepala LKPP Nomor 6 Tahun 2012 Tambahan: Pengadaan Jasa Konsultansi melalui Seleksi Internasional (Bab6). Perencanaan Pengadaan

Mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Barang/Jasa pada masing-masing Kementerian/Lembaga/ Institusi secara terbuka kepada masyarakat luas setelah rencana kerja dan anggaran Kementerian/Lembaga/ Institusi disetujui oleh DPR untuk pengadaan yang bersumber dari APBN. Sedangkan untuk pengadaan yang bersumber dari APBD diumumkan setelah rencana keuangan tahunan Pemerintah Daerah dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD.

Perangkat organisasi ULP Perangkat organisasi mengacu kepada peraturan perundangundangan di bidang kelembagaan 

Rencana pengandaan, PA menyampaikan kebijakan umum penetapan penggunaan produk dalam negeri dalam RUP dan RUP diumumkan kembali jika ada perubahan/penambahan

Pekerjaan yang dapat di swakelolakan, pekerjaan yang operasi dan pemeliharaannya memerlukan partisipasi langsung masyarakat setempat atau dikelola oleh K/L/D/I

Pemberlakuan Preferensi Harga, Untuk Pengadaan Barang/Jasa yang dibiayai rupiah murni, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • sampai dengan 31 Desember 2013, untuk Pengadaan Barang/Jasa bernilai diatas Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah);
  • mulai 1 Januari 2014, untuk Pengadaan Barang/Jasa bernilai Diatas Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Daftar hitam adalah daftar yang memuat identitas penyedia barang/jasa yang dikenakan sanksi oleh K/L/D/I, BUMN/BUMD, lembaga donor, dan/atau pemerintah negara lain.

  1. Dalam hal Pengadaan Barang/Jasa Lainnya dengan nilai ≤ RP. 20 M atau untuk Pengadaan Jasa Konsultansi bernilai ≤ RP. 10 M tidak dapat dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa Lainnya/Jasa Konsultansi dari Dalam Negeri, maka dilakukan melalui Pelelangan Internasional dan diumumkan dalam web komunitas Internasional
  2. Pengadaan dimaksud ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi
  3. Negosiasi teknis dan biaya untuk penyedia jasa asing

Perpres ini berlaku sejak diundangkan (1 Agustus 2012)

Pengadaan yang sedang dilaksanakan berdasarkan Perpres 54/2010, dilanjutkan dengan tetap berpedoman pada Perpres 54/2010.

Perjanjian/Kontrak yg telah ditandatangani berdasarkan Perpres 54/2010, tetap berlaku sampai dengan berakhirnya Perjanjian/Kontrak.

Hukum konstruksi dan administrasi

March 16th, 2016

Nama : Arie Marselino Liang

Nim o3113068

Undang-undang RI no 18 Tahun 1999

Tentang jasa konstruksi

 

Pengertian tentang jasa konstruksi

Penjelasan tentang jasa konstruksi ialah layanan jasa konsultasi perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan jasa konsultasi pengawasan konstruksi.

Ketentuan umum

Dalam peraturan pemerintah ini yang dimaksud dengan:

  • Pelelangan umum adalah pelelangan yang dilakukan secara terbuka dengan pengumuman secara luas melalui media massa, sekurang-kurangnya 1 media cetak dan papan pengumuman resmi untuk umum sehingga masyarakat luas yang berminat dan memenuhi syarat dapat mengikutinya.

Jasa konstruksi yang mempunyai peran penting dalam menghasilkan produk ahkir berupa  bangunan atau bentuk fisik lainnya. Baik dalam berupa prasarana maupun sarana yang beguna untuk mendukung pertumbuhan. Seperti pada bidang ekonomi, sosial dan budaya yang berdasarkan terhadap uud 1945 dan pancasila

Pada pekrjaan konstrksi adalah keseluruhan atau sebagian rangkaian kegiatan perencanaan atau pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakup pekerjaan arsitektural, sipil, mekanikal, elektrikal dan tata lingkungan masing-masing beserta kelengkapannya untuk mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lainnya.  Pada BAB III pasal 5 no 3 bentuk usaha yang dilakukan oleh orang  perseorangan sebagaimana di maksud pada ayat 1 selaku perencana konstruksi atau pengawas konstruksi hanya dapat melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahliannya.

(Pasal 8)Adapun persayaratan dalam usaha di bidang jasa konstruksi, pelaksanaan konstruksi dan pengawasan konstruksi yang berbentuk badan usaha harus bisa memenuhi ketentuan dan perjanjian di bidang konstruksi, dan memeliki sertifikat, klasifikasi, dan kualifikasi perusahaan pada jasa konstruksi.

(pasal 13) Pada usaha jasa konstruksi  di perlukan dukungan dari mitra melalui

  1. Perluasan dan pengingkatan akses terhadap sumber pendanaan, serta kemudahan dan persyaratan dalam pendanaan.
  2. Pengembangan jenis usaha pertanggungan untuk mengatasi resiko yang timbul

untuk mengembakan jasa konstruksi membutuhkan pengaturan jasa konstruksi yang terarah dan terencana, terpadu dan secara menyeluruh dalam bentuk undang-undang sebagai landasan hukum.

Asal-Usul Batik

January 8th, 2014

Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “nitik”. Kata batik sendiri meruju pada teknik pembuatan corak Motif Batik – menggunakan canting atau cap – dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna Motif Batik pada Baju Batik “malam” (wax) yang diaplikasikan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna. Dalam bahasa Inggris teknik ini dikenal dengan istilah wax-resist dyeing.

sejarah dan Asal-usul Batik

Jadi kain Baju Batik adalah kain yang memiliki ragam hias atau corak yang dibuat dengan canting dan cap dengan menggunakan malam sebagai bahan perintang warna. Teknik ini hanya bisa diterapkan di atas bahan yang terbuat dari serat alami seperti katun, sutra, wol dan tidak bisa diterapkan di atas kain dengan serat buatan (polyester). Kain yang pembuatan corak Batik Solo dan pewarnaannya tidak menggunakan teknik ini dikenal dengan kain bercorak batik – biasanya dibuat dalam skala industri dengan teknik cetak (print) – bukan kain batik. Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejaklama.

Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik Busana Batik dan Blus batik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik Batik Solo adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki. Ragam corak dan warna Desain Busana Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak Busana Batik dan Blus batik hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh orang Tionghoa, yang juga mempopulerkan corak phoenix.

Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing. Teknik Desain Busana Batik dan membatik telah dikenal sejak ribuan tahun yang silam. Tidak ada keterangan sejarah yang cukup jelas tentang asal usul Batik. Ada yang menduga teknik ini berasal dari bangsa Sumeria, kemudian dikembangkan di Jawa setelah dibawa oleh para pedagang India. Saat ini batik bisa ditemukan di banyak negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Iran. Selain di Asia, batik juga sangat populer di beberapa negara di benua Afrika. Walaupun demikian, batik yang sangat terkenal di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia, terutamadariJawa.

Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Namun dalam sejarah perkembangannya batik mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarangini.

Jenis dan corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam. Khasanah budaya Bangsa Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisioanal dengan ciri kekhususannya sendiri.

 Sumber

TUGAS TIK Presentasi (PETIS – Perangkap Tikus Otomatis)

January 6th, 2014

DITB

“PETIS” ~>> singkatan dari Perangkap Tikus Otomatis. Rancangan perangkap tikus otomatis ini menggunakan sensor PIR dan saklar sentuh berbasis sms gateway report.

file presentasi:PETIS (Perangkap Tikus Otomatis)

sumber video:http://www.youtube.com/watch?v=B2MteajQrAs

October 9th, 2013

Tugas TIK

Hello world!

October 1st, 2013

Welcome to Web Blog Mahasiswa Universitas Narotama Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!